Berbagi dan Berkolaborasi untuk Bertransformasi Menumbuhkan Ekosistem Digital Menuju Merdeka Belajar, R. Dedeh Rahmawati, Sahabat Rumah Belajar Provinsi Banten

Ciri-ciri masyarakat era global saat ini adalah masyarakat berpengetahuan (knowledge based society), yang memiliki:

1.     Keterampilan melek teknologi informasi dan komunikasi,

2.     Keterampilan berpikir kritis dan sistemik,

3.     Keterampilan memecahkan masalah,

4.     Keterampilan berkomunikasi efektif,

5.     Keterampilan berkolaborasi.

Oleh karena itu tantangan Guru pada abad 21 (Winarno Surakhmad dalam Wasitohadi), ada empat sifat yang mempengaruhi kehidupan dan peradaban manusia,yaitu:

1.     Akan terjadi perubahan yang besar di dalam hampir semua bidang kehidupan, yang berlangsung semakin hari semakin terakselerasi.

2.     Peranan ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengambil posisi yang sentral yang langsung mempengaruhi gaya hidup manusia sehari-hari, nilai-nilai seni, moral, dan agama.

3.     Petarungan dan persaingan hidup antar bangsa-bangsa tidak terbatas di bidang ekonomi, juga di berbagai bidang lainnya, termasuk bidang budaya dan ideologi.

4.     Karena pengaruh ilmu dan teknologi, nilai-nilai moral dan agama akan langsung tercabut dan menimbulkan sistem nilai yang berbeda dari apa yang dikenal sampai saat ini.

Adanya krisis pembelajaran di Indonesia yang telah berlangsung lama dan belum membaik dari tahun ke tahun (Paparan Mendikbud Ristek dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode 15), ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang berbeda-beda pada ketercapaian kompetensi peserta didik. 

Untuk mengatasi krisis dan berbagai tantangan tersebut, maka kita memerlukan perubahan yang sistemik, salah satunya melalui kurikulum. Karena kurikulum menentukan materi yang diajarkan di kelas. Kurikulum juga mempengaruhi kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami.

Dengan pencanangan program Merdeka Belajar pada akhir tahun 2019, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya belajar dan berinovasi pada siswa, setiap satuan Pendidikan didorong untuk terbuka dalam melakukan inovasi dan perubahan cara-cara pengelolaan aktivitas pembelajaran sehingga mendukung adanya budaya untuk belajar, baik bagi guru maupun siswa.

Oleh karena itu model-model pembelajaran inovatif berbasis Student centered sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan semangat Merdeka Belajar dan  pemanfaatan media-media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai sumber belajar siswa juga perlu didifusikan seluas-luasnya.

Sejalan dengan itu, Kemendikbud melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) menyediakan layanan portal Rumah Belajar dan sumber belajar lainnya melalui laman, belajar.kemdikbud.go.id. Dan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, pemerintah mempersiapkan wadah untuk belajar guru. Wadah tersebut adalah Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang memiliki fitur-fitur yang dapat diakses oleh guru dalam memahami implementasi kurikulum merdeka.

Dan untuk dapat menyebarluaskan kedua platform tersebut, Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong terbentuknya calon Duta Teknologi. Calon Duta Teknologi dapat dipilih melalui guru terlatih yang diharapkan menjadi penggerak pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Pemilihan calon Duta Teknologi dilakukan melalui program PembaTIK yang diseleksi secara berjenjang, dimulai dari Level 1: Literasi, Level 2: Implementasi, Level 3: Kreasi, hingga Level 4: Berbagi dan Berkolaborasi, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi melalui bimbingan teknis yang sudah disiapkan. Dengan harapan ke depan dapat terbangun model pembelajaran yang relevan, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan para peserta didik serta kebutuhan masa kini dan masa depan. Oleh karenanya Kemendikbudristek mendorong adanya kontribusi nyata dari para peserta PembaTIK melalui platform teknologi yang telah dikembangkan oleh Kemendikbudristek.


Alhamdulillah tahun ini saya diberi kepercayaan bisa lolos ke PembaTIK level 4,menjadi Sahabat Rumah Belajar dan Calon Duta Teknologi tahun 2022.

Sebagai Sahabat Rumah Belajar dan Calon Duta Teknologi,pada kesempatan ini saya ingin memaparkan kegiatan yang kami lakukan sesuai tema kegiatan PembaTIK level 4 tahun 2022, yaitu: “Berkolaborasi dan Bertransformasi Membentuk Ekosistem Digital Menuju Merdeka Belajar, yaitu berbagi praktik baik penerapan pembelajaran inovatif berpusat pada siswa yang berbasis TIK dengan memanfaatkan portal Rumah Belajar dan platform Merdeka Mengajar serta kegiatan berbagi dan berkolaborasi dalam kegiatan Webinar Pemanfaatan Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar.

Sebelum melakukan kegiatan pembelajaran , saya membuat perencanaan pembelajaran dengan memanfaatkan platform Merdeka Mengajar.

Foto membuka Platform Merdeka Mengajar

Kegiatan inovasi pembelajaran yang saya lakukan adalah kegiatan pembelajaran model Solekum pada materi Elektrolisis dengan menggunakan Laboratorium Maya portal Rumah Belajar.

Kegiatan pembelajaran model Solekum adalah memadukan model pembelajaran Sole dengan metode praktikum.

Pemilihan model pembelajaran Sole (Self Organized Learning Environment), karena model pembelajaran ini menitikberatkan pada proses pembelajaran mandiri yang dilakukan siapapun yang berkeinginan untuk belajar dengan memanfaatkan internet dan perangkat pintar yang dimilikinya dengan harapan siswa akan memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif, kemampuan memecahkan masalah,serta kemampuan berkomunikasi.

Adapun sintaks dari model pembelajaran Sole, adalah sebagai berikut:

1.     Big Question

Pada tahap ini, siswa diberikan pertanyaan besar sebagai pemantik.

Sebelumnya siswa dikelompokkan dalam kelompok kecil yang beranggotakan 4-5 orang,kemudian diberi pertanyaan besar sebagai pemantik yang harus dipecahkan siswa bersama kelompoknya.

2.     Plan

Siswa diberi kebebasan mengorganisisr kelompoknya untuk menentukan alat-alat dan sumber belajar apa yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan besar tadi.

3.     Investigation

Siswa mencari solusi atau jawaban dari pertanyaan besar melalui internet dengn menggunakan menggunakan handphone yang dimilikinya.

4.     Review

Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pencarian dengan kelompoknya dan meminta tanggapan dari kelompok lain.

Dan Metode praktikum adalah cara penyampaian bahan pelajaran dengan memberikan kesempatan berlatih kepada siswa untuk meningkatkan keterampilan sebagai pengetahuan yang telah mereka pelajari.

Metode praktikum memiliki tiga tujuan, yaitu melatih: keterampilan kognitif, keterampilan afektif, dan keterampilan psikomotorik. Pada keterampilan kognitif, siswa dapat melatih diri agar teori dapat dimengerti, teori yang berlainan dapat diintegrasikan serta dapat menerapkan teori pada keadaan nyata. Keterampilan afektif, bertujuan agar siswa dapat belajar merencanakan kegiatan secara mandiri, kerjasama, menghargai, dan mengkomunikasikan informasi mengenai bidangnya. Keterampilan psikomotorik, bertujuan untuk menyiapkan alat-alat, memasang serta memakai instrumen tertentu.

Dengan melakukan praktikum banyak keterampilan siswa yang dapat dilatih dan dikembangkan, yaitu keterampilan:

1. Menganalisis problema

2. Mengumpulkan informasi

3. Menyusun hipotesis

4. Mengevaluasi data

5. Menarik kesimpulan

6. Melaporkan hasil praktikum

Dan untuk mengasah keterampilan siswa dalam memanfaatkan IT dalam pembuatan laporan praktikum yang telah dilakukan siswa diminta menggunakan perangkat atau aplikasi yang berbasis TIK, bisa menggunakan powerpoint atau canva (presentasi, video, infografis).

Selain itu dalam proses pembelajaran yang saya integrasikan dengan kearifan lokal pada materi pelajaran kimia yang lain, adalah praktik pembuatan telur asin yang merupakan salah satu penerapan dari sifat koligatif larutan, yaitu tekanan osmosis. Berikut link video ketika siswa melakukan praktikum membuat telur asin: https://youtu.be/2jh8RCcYaJU


Kegiatan selanjutnya adalah membagikan praktik baik tersebut kepada teman-teman guru yang dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2022, di sekolah sendiri, yaitu SMAN 1 Jawilan, serta dua sekolah lain yaitu: SMAN 1 Cikande dan SMAN 16 Kab. Tangerang, berkolaborasi dengan teman saya yaitu bu Atik Indri Astuti, S.Pd.





Foto kegiatan berbagi praktik baik di SMAN 1 Jawilan


Foto kegiatan berbagi praktik baik di SMAN 1 Cikande


                                           


Foto kegiatan berbagi praktik baik di SMAN 16 
Kabupaten Tangerang


Namun sebelum melaksanakan kegiatan berbagi praktik baik, saya dan para sahabat rumah belajar mengikuti Kuliah Umum PembaTIK  level 4 pada tanggal 11- 12 Oktober 2022, dan Bimtek PembaTIK level 4 Provinsi Banten pada tanggal 19- 20 Oktober 2022.
Pada kegiatan Kuliah Umum PembaTIK level 4 menghadirkan para narasumber,yaitu:
1.    Ir. Suharti,Ph.D (Sekretaris Jendral Kemendikbudristek),
2. Dr. Praptomo,M.Ed (Direktur Kepala Sekolah, Pengawas, dan Tenaga Kependidikan),
3.     Wibowo Mukti,M.Si (Koordinator Substanssi Pemanfaatan Teknologi Informasi),
4.     Dr. M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si (Kapusdatin Kemendikbudristek),
5.     Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M. Phil.,M.A (Tokoh Pendidikan dan Pakar  Teknologi Informatika),
6.     Nino Budiyanto (Pakar Public Speaking)
Didampingi para moderator, yaitu:
1.     Kelik Yan Pradana (DRB Jawa Tengah 2019),
2.     DAT Novitasari (DRB Papua Barat 2020),
3.     Putu Sri Utami Dewi (DRB Bali 2021),
4.     Simon Sagala (DRB DKI Jakarta 2021)


Foto kegiatan kuliah umum PembaTIK level 4

Link youtube Kuliah Umum PembaTIK level 4 hari pertama: https://www.youtube.com/watch?v=ZVXCgJsIEMA&t=554s

Link youtube Kuliah Umum PembaTIK level 4 hari kedua: https://www.youtube.com/watch?v=cf1gGFYVTyo


Sedangkan pada kegiatan Bimtek PembaTIK level 4 Provinsi Banten menampilkan para narasumber:

1.     Dari Pusdatin Kemendikbudristek, yaitu:
      -        Wibowo Mukti
      -        Widawati
      -        Aiz Faizanti
2.     Para Duta Rumah Belajar, yaitu:
      -        Arif Budiman
      -        Ai Wenny Purnama Putri
      -        Nendi Firmansyah
      -        Epi Suhaepi
      -        Kajuliven Wattimena
      -        Restyn Yusuf


Foto kegiatan Bimtek PembaTIK level 4 Provinsi Banten

Video rekaman sesi sinkronus Bimtek PembaTIK level 4 Prov. Banten: https://drive.google.com/drive/folders/17dmHqPbxLJNPtjUvKWjoBr5ZIeKeX3_G?usp=sharing

Kegiatan terakhir yang kami lakukan adalah melakukan kegiatan berbagi dan berkolaborasi dalam kegiatan webinar Pemanfaatan Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar. Dalam kegiatan ini saya berkolaborasi selain dengan bu Atik Indri Astuti (SMAN 1 Jawilan) juga dengan Sahabat Rumah Belajar Banten lain dari daerah yang berbeda, yaitu: ibu Devy Lorela, S.Pd (SD An-Nisa Tangerang Selatan), ibu Muryani,S.Pd (SDN Kemuning Kab. Serang), ibu Mesa Meirani, S.Pd (SDN Kadingding Kab. Serang), ibu Ulfa Asrifatun Nisfah,S.Pd (SMAN 1 Pabuaran Kab. Serang), dan bapak Epi Suhaepi ,Duta Rumah Belajar Banten tahun 2021 (SMPN 19 Kota Tangerang Selatan) sebagai keynote speaker. Semula kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2022, namun karena satu dan lain hal maka dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Oktober 2022. Sebelum melakukan kegiatan ini kami melakukan rapat koordinasi secara daring melalui aplikasi zoom meeting untuk berbagi tugas pada tanggal 21 Oktober 2022. 


Foto rapat koordinasi kegiatan webinar



Foto kegiatan webinar Pemanfaatan Portal Rumah Belajar 
dan Platform Merdeka Mengajar

Flyer dan Background kegiatan Berbagi dan Berkolaborasi

Link Pendaftaran Webinar Berbagi dan Berkolaborasi: https://forms.gle/DyGkJ1kSUSm1E5qA8

Link Daftar Hadir Webinar Berbagi dan Berkolaborasi: https://forms.gle/89Ks18cj7QHMmikr5

Link rekaman webinar Pemanfaatan Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar: https://bit.ly/RekamanWebinarL4

Demikian paparan tentang kegiatan saya dalam upaya membangkitkan semangat untuk “Berkolaborasi dan Bertransformasi Menumbuhkan Ekosistem Digital Menuju Merdeka Belajar

Mari kita tumbuhkan semangat literasi digital menuju merdeka belajar melalui Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar.


Link Vlog PembaTIK level 4 2022: https://youtu.be/gHhFFnze-bs


#PusdatinKemendikbudristek #MerdekaBelajar 

#Pembatik2022 #DutaTeknologiKemendikbudristek #RumahBelajar2022 #PlatformMerdekaMengajar #BerbagiTIK








 











Comments